Foto: Jaring Aspirasi Masyarakat oleh Anggota DPRD Kabupaten Sidoarjo yakni Deny Haryanto (Tengah).
Sidoarjo, SuaraGlobal.Net – Pada hari Sabtu (22/08/26) dalam sambutan Anggota DPRD Kabupaten Sidoarjo dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yakni Deny Haryanto menyampaikan tujuan dan fungsi Reses adalah menyerap suara serta usulan warga, mengkroscek program pemerintah, dan membawa masalah warga ke sidang dewan. Adapun kegiatan utama Reses terkhusus warga desa kepuh Permai adalah mengadakan pertemuan terkait pembangunan UMKM warga yang sudah direncanakan dimana nantinya akan menjadi Goals ( Tujuan) warga di tahun 2028 nantinya.
“Dana bantuan keuangan terkait dana yang di salurkan ke desa-desa akan terus di upayakan hingga ke pengadilan,” ujar Deny Haryanto dalam pidatonya yang di sampaikan di hadapan perwakilan tokoh masyarakat dan tokoh agama desa Kepuh Permai Waru Sidoarjo.
Dalam kondisinya, bahwa dana BK (Bantuan Keuangan) yang nantinya akan di salurkan untuk kegiatan penunjang pembangunan sarpras warga mengalami kendala terkait administrasi serta di nilai dan di sorot oleh KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) terkait penyalurannya bagaimana, dengan cara seperti apa, dan tujuannya untuk apa, temasuk bantuan dana lainnya seperti Pokir (Pokok Pikiran) yang bersumber dari Dewan.
Dalam tambahan pidatonya Deny Haryanto juga menyampaikan bahwa beliau akan mengupayakan semaksimal mungkin agar BK (Bantuan Keuangan) yang nantinya akan di salurkan ke warga bisa turun dan segera terealisasi.
Adapun perwakilan dari pada warga masyarakat bertanya terkait sarpras warga khususnya terkait peralatan jenazah yang di nilai tidak layak dengan ini warga berharap agar hal sekecil ini yang menjadi problem (masalah) dari tahun ke tahun ini bisa di perhatikan.
Tak luput perwakilan dari salah satu warga juga menyampaikan aspirasinya terkait Fasum (Fasilitas Umum) yang meminta agar lahan kosong yang sudah cukup lama terbengkalai bisa di kembangkan dan di budidayakan dalam aspek pertanian seperti Green House, dan lain-lainnya.
Foto: Acara yang bertempat di Gedung Balai RW 09 Desa Kepuh Permai dalam situasi tanya jawab Aspirasi Masyarakat.
Dalam pidatonya Deny Haryanto juga menyampaikan hak jawabnya, terkait ketahanan pangan, termasuk pemandian jenasah beliau juga nantinya akan menyediakan pelatihan termasuk alat peraganya dengan sistem pengajuan yang nantinya akan bekerjasama dengan dinas terkait.
Dan pernyataan juga dari Zaenal (Ketua RW 09) yang menyinggung terkait konsep 100 hari kerja kedepan, agar lahan yang sempit menjadi produktif. Dengan menjadikan lahan Kepuh Permai yang selama ini mati suri menjadi hidup dan berkembang termasuk menyinggung masalah paving blok. (AGN)












