Maraknya Peredaran Narkoba dengan Sistem Ranjau

Foto: Diduga pelaku (kaos merah) transaksi sabu-sabu dengan sistem COD.

 

Sidoarjo, SuaraGlobal.Net – Narkoba tidak lain istilah trend dalam kalangan anak muda merupakan zat alami atau sintetis yang dapat memicu kecanduan hingga merusak sistem syaraf akun dan bisa menyebabkan kematian bagi si penggunanya. (04/06/2026).

Kejadian berawal saat seorang pengguna motor berhenti di pertigaan antara jalan Gunung Agung dan jalan Merbabu, terlihat dari CCTV oleh salah satu rumah warga memperlihatkan seorang mencurigakan dan sempat membongkar pekarangan depan rumah salah satu warga di jalan gunung Agung yang nama dan identitasnya di rahasiakan.

Baca Juga ;  RSUD Bangil Perkuat Mutu Layanan dan Keselamatan Pasien, Dorong Transformasi Digital

Kemudian tak lama pemilik rumah tersebut keluar dan bertanya kepada seseorang yang di duga sedang melakukan transaksi di lokasi tersebut, lalu di duga pelaku menjawab, “Mau COD  Handphpne (HP),” ujarnya.

Tidak menunggu waktu lama akhirnya pemilik rumah keluar dan langsung menyergap di duga si pelaku dan terjadilah pergulatan kecil. Dan akhirnya di duga pelaku menyerah.

Tidak lama kemudian tetangga mulai keluar dan mendekati TKP (Tempat Kejadian Perkara), dengan sigap warga langsung menghubungi Polsek (Polisi Sektor) Waru.

Tidak lama kemudian dua Kanit Reskrim Polsek Waru tiba, dan meminta di duga pelaku untuk mencari Barang Bukti (BB) di area sekitar taman tepat dimana di duga pelaku berhenti.

Baca Juga ;  ​Menanti Ujung Sengkarut Rp7 Miliar di Kebun Binatang Surabaya: Kapan Tersangka Diumumkan?

Di duga pelaku akhirnya mengaku bahwa ia sudah dua kali transaksi narkoba jenis Sabu-Sabu kepada orang yang bertempat tinggal di tambak sumur, dan sudah kedua kalinya pula di duga pelaku COD di tempat dan di lokasi yang sama dengan sistem ranjau artinya pemakai akan mentransfer sejumlah uang kepada pengedar dengan nilai yang di sepakati dan lokasi titik yang sudah di tunjuk oleh pengedar.

Sampai akhirnya berita ini tayang tim Reskrim Polsek Waru masih terus melakukan pengembangan kasus ini hingga tuntas.

Baca Juga ;  Penuh Misteri, Dinas Kesehatan Kabupaten Sampang Merekrut Ponkesdes

Adapun himbauan Reserse Polsek Waru agar selalu berhati-hati dan waspada karena setiap tindakan kejahatan dapat dan kapan saja terjadi kepada diri kita. (AGN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *