Sidoarjo, SuaraGlobal.Net – SDN Celep, Kecamatan Sidoarjo, Kabupaten Sidoarjo, pada Sabtu (19/7/2025) menyelenggarakan seminar parenting bertemakan “Peran Orang Tua sebagai Pelindung dan Teladan: Membangun Generasi Tangguh Tanpa Bullying”.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber Lely Ika Maryati, M.Psi., Psikolog, Dosen Prodi Psikologi FPIP-UMSIDA dan diikuti oleh seluruh murid, wali murid serta guru SDN Celep dengan antusiasme tinggi.

Dalam paparannya, Lely Ika Maryati menjelaskan secara mendalam mengenai tahapan perkembangan psikologis anak usia sekolah dasar. Ia menekankan pentingnya peran orang tua sebagai figur utama dalam membentuk karakter anak yang tangguh, percaya diri, dan bebas dari perilaku menyimpang, khususnya bullying.
“Orang tua adalah pelindung sekaligus teladan pertama bagi anak. Keteladanan dalam perilaku sehari-hari, komunikasi yang terbuka, serta kepedulian terhadap kebutuhan emosional anak sangat berpengaruh dalam membentuk pribadi yang kuat dan berkarakter,” ujar Lely.
Melalui seminar ini, para wali murid diajak untuk lebih peka terhadap perubahan emosi anak, memahami tanda-tanda awal bullying, serta membangun lingkungan rumah yang aman dan suportif. Upaya ini diharapkan mampu menjadi fondasi kuat dalam mencegah dan menangani kasus bullying sejak dini.
Kepala SDN Celep, Mu’arifah, S.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bahwa seminar ini merupakan wujud nyata komitmen sekolah untuk terus bertumbuh bersama seluruh stakeholder, baik guru, siswa, maupun orang tua.
“Pembentukan karakter mulia peserta didik tidak bisa hanya dibebankan pada sekolah. Butuh kolaborasi apik antara guru dan orang tua agar anak-anak kita tumbuh menjadi pribadi berkarakter hebat salah satunya melalui program bapak menteri yaitu 7 kebiasaan anak hebat yang bebas dari bullying dan siap menghadapi tantangan masa depan,” tutur Mu’arifah.
Seminar parenting ini mendapat respons positif dari para peserta. Banyak wali murid yang merasa tercerahkan dan terdorong untuk lebih aktif terlibat dalam proses tumbuh kembang anak di rumah. SDN Celep berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari pendidikan karakter yang holistik dan inklusif. (AGN)












