Menumbuhkan Akar Literasi Menuai Generasi Gemilang

Foto: kepala sekolah SDN karangpuri 1 Wonoayu dan penulis buku Pelita, Insiyah,M.Pd.

 

Sidoarjo, SuaraGlobal.Net – Kepala Sekolah SDN Karangpuri 1 Wonoayu Insiyah,M.Pd adalah seorang Ibu dari seorang putra, berjuang menggapai asa, memiliki hobi traveling, hiking, dan writing yang semuanya di tekuni dengan baik, usia tak lagi muda namun semangat hidup tetap membara demi tercapainya generasi emas penerus bangsa. Karyanya yang sudah menuliis 25 antologi, gurindam kalbu, syair dan karmina semua tingkat ASEAN dan masuk MURI dalam komunitas Perruas Jakarta. Tergabung dalam komunitas menulis KAMS, GBL dan KMO.

Adapun salah satu karyanya dalam sebuah buku “Pelita” dari ruang kelas, sebuah Kisah Inspiratif Guru dan Perjuangan Mewujudkan Cita.

Baca Juga ;  Dewan Direksi dan Karyawan Perumda Delta Tirta Sidoarjo Mengucapkan Selamat Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo ke-167 Tahun 2026

Di dalam ruang kelas yang sering kali sederhana, bahkan terbatas dari segi fasilitas, para guru yang kisahnya tertuang dalam buku ini menunjukkan bahwa Pendidikan sejati tidak hanya di tentukan oleh kelengkapan sarana, tetapi oleh ketulusan dan ketekunan. Guru-guru ini hadir bukan hanya sebagai pengajar yang menyampaikan materi, melainkan sebagai pendidik yang menyentuh hati anak-anak, membangkitkan harapan dan menyalakan mimpi di tengah keterbatasan.

Setiap kisah dalam buku ini memberikan cerminan bahwa menjadi guru bukanlah plihan yang mudah. Banyak dari mereka yang harus menempuh jalan terjal untuk bisa menginjakkan kaki di ruang kelas. Ada yang dulunya tumbuh dari keluarga sederhana, harus berjalan kaki berkilo-kilometer demi menuntun ilmu, hingga akhirnya mampu berdiri tegak sebagai pendidik.

Baca Juga ;  Peningkatan Kompetensi Guru Melalui Berbagi Praktik Baik: Optimalisasi Teknologi Digital untuk Pembelajaran Mendalam bersama Komite dan Paguyuban SDN Kedungsumur 3 Krembung

Beliau Menyusun isi buku ini bukan sekedar kumpulan cerita. Ia adalah cermin dari kerja keras, kreativitas, dan ketulusan dari para guru dalam menumbuhkan budaya literasi di tengah berbagai tantangan. Judul-judul kisah yang tersaji, berisikan pengalaman inspiratif, perjuangan mendidik, serta interaksi tulus antara guru dan siswa, adalah hasil nyata dari sebuah proses Panjang yang melibatkan hati, pikiran, dan semangat perubahan.

“Saya merasa sangat bangga dan terhormat dapat memberikan kata pengantar untuk buku ini. Dan buku ini lahir dari Gerakan literasi yang kami dorong Bersama, dalam upaya menjadikan sekolah bukan hanya sebagai tempat belajar, tetapi juga ruang yang menghidupkan semangat membaca, menulis, berfikir kritis, dan mencipta,” ucap dari sang penulis buku yang saat ini menjabat sebagai Kepala Sekolah SDN Karangpuri 1 Wonoayu Insiyah, M.Pd. (AGN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *