Sampang, SuaraGlobal.Net – Pemerintah Indonesia menggelontorkan anggaran tidak main-main sebesar 31 triliun rupiah di tahun 2025 ini untuk mensejahterakan masyarakatnya berupa Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra), yang menyasar ke keluarga kelompok desil, 1–4 Kelompok ini menjadi prioritas utama oleh pemerintah untuk menerima berbagai program bantuan sosial.
Hal tersebut dikarenakan dianggap rentan dan tidak mampu, dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi
Nasional pencairan BLT Kesra pemerintah, menunjuk (Himpunan Bank Milik Negara) Himbara dan kantor Pos, seluruh Indonesia untuk di salurkan pada penerima manfaat.
Di kecamatan Omben Kabupaten Sampang sudah beberapa desa yang sudah mencairkan termasuk Desa Rapa daya yang di nahkodai PJ yang murah senyum yakni H. Subairi serta berdidikasih baik pada masyarakat terutama pada rakyatnya pada hari Minggu (30/11/2025).
Saat di lapangan Pj Kades Rapa daya di sela-sela kesibukannya menyampaikan pada Awak Media SuaraGlobal.Net. “Untuk membangun rumah harus ada fondasi yang kuat serta kokoh, sama hal di Pemerintahan desa harus mengayomi masyarakatnya di situ Akan tercipta kerukunan bermasyarakat serta kondusifitas di Desa tersebut, semua saya Curahkan segenap tenaga untuk membangun Desa Rapadaya kecamatan Omben ini,” ucapnya dengan penuh semangat.
H. Subairi juga menambahkan dalam pengambilan BTL Kesra Masyarakat harus membawa identitas yang sudah diverifikasi Serta surat undangan yang disediakan oleh pemerintah Desa Rapa daya diambil di kantor pos yang ada di Kecamatan Omben secara terbuka serta Tranparan tindak ada pungutan dalam bentuk apapun.
Kepala Dusun Angsokah Maisun juga menyampaikan. “Semenjak ada Bantuan BLT Kesra Masyarakat Desa Rapa daya bahagia karena untuk menambah uang kebutuhan keluarga dan senyuman bahagia terpancar dari raut wajah mereka masing-masing,” ujarnya. (Moh/As)












