Foto: Mts Raden Fatah, kesamben wetan, Kecamatan Driyorejo, kabupaten Gresik.
Gresik, SuaraGlobal.Net – Mts Raden Fatah yang beralamat di Kesamben Wetan Kecamatan Driyorejo, kabupaten Gresik Kembali membuktikan komitmennya sebagai Lembaga Pendidikan yang mengedepankan asas Kemanusiaan. Dibawah kepemimpinan Kepala Sekolah M.H. Jaelani, M.Pd Pelaksanaan Ujian Madrasah berjalan sukses, tertib dan lancar hingga berakhir hari kemarin, Selasa (28/04/2026).
Ujian Madrasah yang dilaksanakan sejak tanggal 20 April 2026 hingga 28 April 2026 dengan peserta Kelas IX saja, dimana sebelumnya Siswa Kelas IX Mts Raden Fatah Driyorejo Gresik telah mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) selama dua hari. Tes Kemampuan Akademik (TKA) tidak bisa dijadikan patokan kelulusan namum Keberadaan TKA adalah sebagai asesmen terstandar untuk mengukur capaian akademik siswa dalam mata pelajaran tertentu.
Keberhasilan Ujian Madrasah maupun Tes Kemampuan Akedemik (TKA) yang diikuti oleh Siswa Kelas IX Mts Raden Fatah Driyorejo Gresik bukan hanya diukur dari lancarnya teknis Ujian saja namun juga dari Kebijakan-kebijakan yang diambil dari pihak sekolah. Seluruh Siswa Kelas IX Mts Raden Fatah Driyorejo Gresik dapat mengikuti Ujian dengan baik, termasuk Siswa yang masih mempunyai tunggakan Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) maupun Uang Ujian, tetap diberikan hak Penuh untuk mengikuti Ujian tanpa Diskriminasi.
Lembaga Pendidikan Ma’arif NU yang menaungi MTs Raden Fatah yang berfokus pada Pendidikan Islam dalam menyelenggarakan kegiatan Ujian adalah merupakan Hak Dasar setiap Siswa. “Kami tidak menginginkan urusan administrasi menjadi penghalang masa depan mereka,” tegas M.H. Jaelani, M.Pd saat dikonfirmasi oleh wartawan media SuaraGlobal.Net.
Sebagai Kepala Sekolah MTs Raden fatah, M.H. Jaelani, M.Pd juga mengintruksikan kepada Guru wali kelas apabila ada tunggakan SPP maupun Biaya Ujian agar menyampaikan langsung kepada Orang tua bukan disampaikan kepada siswa, Urusan anak / siswa adalah tetap tenang dan fokus kepada Ujian.
“Alhamdulillah sampai berakhirnya Ujian kemarin dapat berjalan lancar tanpa terkendala,” ujarnya.
Kebijakan yang diberikan oleh sekolah terhadap Siswa yang masih ada tunggakan Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) maupun Uang Ujian, orang tua siswa merasa sangat terbantu dan mengapresiasi Kebijakan ini. “Saya mengucapkan terima kasih kepada Kepala Sekolah MTs Raden Fatah dan merasa lega anak saya bisa ikut Ujian sampai selesai dan Saya tetap akan berusaha secepatnya melunasi tunggakan setelah mendapatkan Uang,” ujar salah satu Orang tua Siswa yang tidak mau disebut Namanya.
Langkah yang diambil oleh MTs Raden Fatah Driyorejo Gresik ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi satuan Pendidikan lain. Suksesnya sebuah sekolah bukan hanya dinilai dari Prestasi dan akademik yang tinggi akan tetapi juga dinilai dari kemampuan memastikan tidak ada satu anak didik tertinggal dalam mengakses pendidikan. (ris)












