Aksi Pencurian Handphone, Babak belur Di Hajar Massa di Driyorejo Gresik

Gresik, SuaraGlobal.Net – Sebuah aksi pencurian handphone di Desa Gadung, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik berhasil digagalkan warga, Kamis (30/1/2025). Satu pelaku babak belur dihajar massa, satu pelaku lainnya melarikan diri.

Pelaku Choirul Anam, berusia 25 tahun, asal Semampir, Kota Surabaya berhasil diamankan warga setelah mencuri sebuah handphone milik seorang pelajar. Aksi tersebut terjadi sekitar pukul 11.00 WIB.

Kejadian bermula ketika korban, Clara Regina Dewanti, 16 tahun, sedang mengisi daya handphone merek OPPO A96 warna hitam di sebuah warung sembako milik kakeknya, Sukar Jayus, yang berada di Desa Gadung.

Baca Juga ;  Tawa Kebahagiaan Terpancar Jelas dari Penerima Manfaat BLT Kesra di Desa Rapa daya Kecamatan Omben

“Setelah korban masuk ke rumah untuk mandi, ia berencana mengambil handphone-nya untuk berangkat sekolah. Namun, saat kembali ke warung, korban mendapati handphone miliknya sudah hilang,” ungkap Kapolsek Driyorejo Kompol Musihram dalam keterangannya.
Korban kemudian melihat seorang laki-laki yang mencurigakan sedang memegang handphone tersebut. Merasa curiga, korban spontan berteriak “maling, maling, maling!”, yang memicu reaksi dari warga sekitar.

Dua pelaku yang berboncengan dengan sepeda motor langsung melarikan diri ke arah timur, namun salah satu pelaku berhasil diamankan oleh warga.
Pelaku Choirul Anam yang berhasil ditangkap kemudian diserahkan ke pihak kepolisian. Namun dalam kondisi yang sudah bonyok karena menjadi sasaran amuk massa.

Baca Juga ;  Banjir Setinggi 50 Cm Melanda Desa Majangan Sampang, Warga Mulai Siaga

Petugas Polsek Driyorejo segera mengamankan pelaku dan membawa ke Mapolsek Driyorejo untuk penyelidikan lebih lanjut. Dari kejadian ini, korban mengalami kerugian materiil sebesar Rp. 2.000.000. “Barang bukti yang berhasil diamankan antara lain handphone OPPO A96 yang dicuri, serta sepeda motor Yamaha Mio yang digunakan oleh pelaku untuk beraksi. Kami tengah memburu satu pelaku lain yang melarikan diri,” tutupnya. (Ges)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *