Efisiensi Anggaran, Pemkab Gresik Tengah Menggodok Work From Anywhere bagi ASN

Foto: ASN Pemkab Gresik.

 

Gresik, SuaraGlobal.Net – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik tengah menggodok kebijakan Work From Anywhere (WFA) bagi aparatur sipil negara (ASN). Kebijakan ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi anggaran dan efektivitas kerja pegawai negeri.

Agung Endro Dwi Setyo Utomo, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Gresik mengonfirmasi hal tersebut. Ia menjelaskan bahwa wacana tersebut memang sedang dipersiapkan. “Namun, ini masih dalam tahap awal. Masih perlu kajian lebih mendalam dan masih dalam tahap pembangunan” ujarnya saat dihubungi, Rabu (19/2/2025).

Meski demikian, tidak semua ASN akan mendapatkan skema kerja fleksibel ini. ASN yang pekerjaannya berkaitan langsung dengan pelayanan masyarakat tetap diwajibkan bekerja di kantor. “Ini masih dalam pengkajian dan tengah dipersiapkan. Jika sudah dikaji secara matang, nantinya akan diterbitkan peraturan bupati (perbup) sebagai dasar hukumnya,” tambahnya.

Baca Juga ;  Segenap Ketua dan Anggota MKKS SMKN Kabupaten Pasuruan Mengucapkan Selamat Hari Pahlawan Nasional 10 November 2025

Work From Anywhere (WFA) adalah skema kerja yang memungkinkan pegawai menjalankan tugasnya dari lokasi mana pun, tidak terbatas pada kantor. Berbeda dengan Work From Home (WFH) yang hanya mengizinkan pegawai bekerja dari rumah, WFA memberikan fleksibilitas lebih luas selama pekerjaan tetap terselesaikan dengan baik.
Sejumlah aspek anggaran berpotensi ditekan melalui kebijakan ini. Pengurangan operasional kantor, seperti biaya listrik, air, dan konsumsi pegawai, menjadi salah satu yang paling signifikan. Selain itu, beban perjalanan dinas dan tunjangan transportasi bagi ASN juga berpotensi berkurang jika skema WFA diterapkan.

Baca Juga ;  Peresmian Podcast dan Studio Mini PGRI Sidoarjo oleh Bupati Sidoarjo

Namun, sebelum kebijakan ini diterapkan, pemerintah daerah perlu mempertimbangkan kesiapan infrastruktur digital, sistem pengawasan kinerja, serta dampaknya terhadap produktivitas ASN.

Jika kajian menunjukkan manfaat yang lebih besar dibanding risikonya, bukan tidak mungkin Gresik akan menjadi salah satu daerah percontohan dalam penerapan WFA bagi ASN di tingkat kabupaten.(Ges)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *