Selama Libur Lebaran, RSUD Grati Buka Klinik Umum di IGD

Foto: Direktur RSUD Grati dan tim kesehatan memberikan pelayanan serta penjelasan ke pasien.

 

Pasuruan, SuaraGlobal.Net – Selama cuti bersama, libur lebaran 1446 Hijriyah dan Hari Raya Nyepi, RSUD Grati membuka klinik Umum untuk para pemudik ataupun masyarakat umum lainnya.

Direktur RSUD Grati, drg. Dyah Retno Lestari, M.Kes mengatakan, klinik umum tersebut ditempatkan di ruangan Instalasi Gawat Darurat (IGD) yang tengah dalam perluasan ruangan pasien dari 14 tempat tidur baru, plus ruang pendaftaran dan kasir, sehingga seluruhnya satu pintu.
“Semua pasien rawat jalan tak perlu khawatir, sebab ada klinik umum yang kami tempatkan di ruangan IGD. Jadi satu pintu layanan, mulai dari loket pendaftaran sampai kasir, semuanya di situ,” kata drg. Dyah Retno di sela-sela kesibukannya, Jumat (28/3/2025).

Baca Juga ;  Kepala Desa Mojowono Laksanakan Pembangunan Jalan Usaha Tani Demi Kesejahteraan Petani

Dijelaskan drg. Dyah Retno, kehadiran klinik umum semata-mata untuk memaksimalkan pelayanan pasien selama libur panjang. Lantaran berada di ruangan IGD, maka sudah pasti ada tim kesehatan lengkap mulai dari dokter, perawat, bidan dan petugas penting lainnya.
“Kami ingin pelayanan kesehatan pada pasien selama libur panjang tidak terganggu. IGD tetap buka 24 jam, dan untuk klinik umum kita hadirkan untuk membantu para pasien yang membutuhkan pertolongan cepat,” terangnya.

Baca Juga ;  Breaking News: Gunung Semeru Erupsi, Detik-detik Letusan Beredar Luas di Media Sosial

Lebih lanjut drg. Dyah Retno menegaskan untuk klinik rawat jalan dokter spesialis selama libur lebaran memang libur. Namun untuk tanggal 5 april tetap masuk seperti biasanya. Begitu pula untuk obat-obatan, dia menegaskan bahwa rumah sakit tidak akan kekurangan obat. Sebab di gudang farmasi sudah ada petugas yang tetap bekerja meski saat liburan. “Sehingga kapanpun obat selalu siap. Jadwal pengambilan obat juga telah diatur sesuai kesepakatan dengan keluarga korban. Intinya masyarakat gak perlu khawatir, di OKA ada dokter dan perawat yang standby apabila dijadwalkan ada tindakan operasi,” ucapnya. (wawan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *