Camat Bulak Tuduh Dishub Kondisikan Jukir Liar

Foto: Camat Bulak, Hudaya (berhijab, kanan) didampingi Kasi Trantib dan Kasi Pembangunan Kecamatan Bulak, kota Surabaya.

 

Surabaya, SuaraGlobal.Net – Terkait maraknya jukir (juru parkir) liar di sepanjang jalan Pantai Kenjeran, Kecamatan Bulak, Kota Surabaya tuduhan pedas dilemparkan pada Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya oleh Camat Bulak, Hudaya.

Didampingi Kasi Trantib (Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban) Kecamatan Bulak bernama Faisal, ia mengatakan bahwa maraknya keberadaan jukir liar di wilayahnya merupakan pemberdayaan yang dilakukan secara langsung oleh pihak Dishub Kota Surabaya kepada warga.

Baca Juga ;  Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Jawa Timur Memberikan Penghargaan Terbaik Kepada Polres Sampang dalam Acara 'Polantas Menyapa'

“Keberadaan mereka diluar tanggung jawab kami. Mereka sudah diberdayakan oleh kawan kawan Dishub. Yang kami sesalkan mas, para jukir liar tersebut kebanyakan bukan warga kami,” katanya saat mengundang media SuaraGlobal.Net ke kantornya untuk klarifikasi.

Disinggung soal nama oknum dari instansi terkait, yang mengeluarkan rekomendasi pemberdayaan jukir liar di wilayahnya, perempuan berhijab tersebut keberatan untuk menyebutkan namanya sambil menutup hasil notulen rapat gabungan antar instansi tahun 2024 rapat rapat ditangannya, agar wartawan tidak membacanya.

Baca Juga ;  Kecelakaan Maut di Kedamean Gresik, Bocah 4 Tahun Meninggal di Samping Ayah dan Ibunya

“Silahkan njenengan (anda) konfirmasi pada pihak Dishub, terkait siapa personal yang mengeluarkan rekomendasi tersebut. Itu bukan kewenangan saya,” imbuhnya berkelit.

Sungguh sebuah ironi bagi publik Surabaya, di satu sisi wali kota Surabaya berupaya mendorong meningkatkan PAD (Pendapatan Asli Daerah) melalui digitalisasi parkir, namun disisi lain antar instansi saling menyembunyikan perbuatan oknum-oknum yg menghalangi semangat Wali kota Surabaya dalam menggalakkan digitalisasi parkir di kota Surabaya.

“Yang pasti….tidak sepeser pun anggota saya ada yang menerima setoran dari para jukir liar seperti yang anda indikasikan dalam pemberitaan anda,” pungkasnya di akhir wawancara dengan media SuaraGlobal.Net ini. (Wied)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *