Foto: Kegiatan Digital Creative Class yang digagas oleh Setya Valeno (berjaket putih), bekali siswa keterampilan dengan Public Speaking dan Literasi Digital.
Sidoarjo, SuaraGlobal.Net – Kegiatan Digital Creative Class sukses digelar di Museum Mpu Tantular dengan diikuti 50 siswa sekolah dasar dari beberapa sekolah, yakni SDN Sidodadi, SDN Pagerwojo, SDN Pucang I, dan SDN Kedungkendo. Kegiatan berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 11.00 WIB pada hari Minggu 14 Juni 2026.
Kegiatan yang digagas oleh Setya Valeno ini terlaksana melalui kerja sama dengan pihak museum. Perwakilan museum, Prestalia, menyambut kegiatan ini dengan penuh antusias sebagai bentuk kolaborasi positif antara dunia pendidikan, kreativitas, dan penguatan literasi digital bagi siswa.

Dalam sambutannya, Prestalia menyampaikan “Bahwa kegiatan seperti ini menjadi langkah positif dalam menghadirkan pembelajaran yang lebih dekat dengan perkembangan zaman sekaligus memaksimalkan museum sebagai ruang belajar yang menyenangkan dan edukatif bagi peserta didik,” tuturnya.
Sementara itu, Kak Setya Valeno menegaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang berbeda bagi peserta.
“Dalam kegiatan ini peserta akan mendapatkan materi tentang Public Speaking dan pemanfaatan handphone sebagai sarana digital dalam pembelajaran, sehingga siswa tidak hanya menggunakan teknologi untuk hiburan, tetapi juga mampu menjadikannya sebagai media belajar yang kreatif dan produktif,” tegasnya.
Turut hadir mendampingi peserta dari sekolah, Anita Wanodiya, Kepala sekolah SDN Sidodadi, menyampaikan dukungan penuh terhadap terselenggaranya kegiatan ini. Dalam sambutannya, beliau memberikan motivasi kepada seluruh peserta, “Manfaatkan kesempatan belajar ini dengan sungguh-sungguh, berani tampil, serta mampu menggunakan teknologi secara bijak di era digital,” tegasnya dengan semangat.
Beliau juga menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi pengalaman berharga dalam membentuk generasi muda yang kreatif, adaptif, dan siap menghadapi perkembangan teknologi di masa depan.

Menariknya, kegiatan ini akan memiliki program lanjutan selama masa libur sekolah, mulai 22 Juni hingga 11 Juli 2026. Nantinya akan dibuka kelas lanjutan selama 2 hari dengan materi pengembangan kreativitas digital yang lebih mendalam, dengan biaya kontribusi sebesar Rp150.000,- per peserta.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa pembelajaran masa kini harus mampu memadukan kreativitas, teknologi, komunikasi, dan pengalaman belajar yang menyenangkan bagi siswa. (AGN/ANT)












