Foto: Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan dan Sumber Daya Kesehatan di Dinkes Kabupaten Sampang, Nurul Sarifah.
Sampang, SuaraGlobal.Net – Perekrutan Pondok Kesehatan Desa (Ponkesdes) di Kabupaten Sampang yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) ada banyak drama yang diperlihatkan kepada publik terkait pengangkatan pegawai kontrak kesehatan di desa, dengan tersembunyi yang dilakukan oleh dinas kesehatan kabupaten Sampang.
Menurut Nurul Sarifah yakni Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan dan Sumber Daya Kesehatan Dinkes Kabupaten Sampang, kebijakan yang dilakukan tersebut untuk Perekrutan pegawai Ponkesdes tahun 2026 memang tidak dilakukan dengan cara mekanisme seleksi terbuka.
“Kami Setelah mendapatkan informasi dari Provinsi untuk pengangkan Calon Ponkesdes 2026 yang ada di sampang langsung memulainya, ketidak terbukaan tersebut dikarenakan kami pengutamakan sukwan perawat Puskesmas yang belum masuk kerena pengabdian mereka sudah lama, maka kami memprioritaskannya,” ucapnya.
Nurul Sarifah juga menambahkan kebijakan yang diambilnya merupakan sebuah bentuk penghargaan bagi tenaga sukwan bertahun tahun mengabdi di puskesmas, apabila di lakukan secara terbuka yang lama secara tidak langsung akan tersingkir.
Didalam kebijakan yang dilakukan oleh pihak Dinkes Sampang, beredar dilapangan ada pengambilan Dana kepada Calon Ponkesdes untuk lolos rekrutmen, hal tersebut akan berdampak besar terhadap kepada instansi kesehatan di Kabupaten Sampang ini. (Moh/As)












