Foto: Polisi melakukan olah TKP Mobil Sedan terjun bebas dari Jalan Tol di Gresik.
Gresik, SuaraGlobal.Net – Sebuah video amatir berdurasi 11 detik ramai beredar di grup-grup WhatsApp, Sabtu malam (5/4/2025).Dalam rekaman video itu, terlihat sebuah mobil sedan BMW berwarna hitam berada di bawah ruas jalan tol dengan kondisi bagian depan ringsek parah.
“Sedan jatuh terjun dari atas tol Kebomas (Krian-Bunder),” ujar perekam video menjelaskan situasi di lokasi kejadian. “Terjun dari atas sana, loncat srut ke bawah sini. Udah ditangani dan korban selamat,” jelasnya.
Peristiwa tersebut terjadi di ujung ruas jalan Tol Krian-Legundi-Bunder-Manyar (KLBM) yang belum tersambung. Tepatnya di Jl. Dr. Wahidin SH, Kecamatan Kebomas, Gresik. Kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 21.45 WIB. Mobil BMW dengan nomor polisi P 0805 INI terjun bebas dari ketinggian sekitar lima meter.
Kendaraan dikemudikan Moch. Rudie Herru Komandono (61), warga Sememi, Surabaya. Ia bersama istrinya, Endang Sri Wahyuni (47), warga Babatan, Surabaya. Keduanya mengalami luka ringan dan langsung dilarikan ke RSUD Ibnu Sina Gresik.
Dugaan sementara, sopir terlalu fokus mengikuti petunjuk dari Google Maps.
Aplikasi tersebut mengarahkan kendaraan ke ruas tol yang belum selesai dibangun itu. Mobil yang melaju dari arah selatan menuju ke utara itu tidak bisa menghindar saat jalur tol mendadak terputus. “Semua penumpang selamat, seluruhnya sudah dievakuasi. Seluruh korban dibawa ke RSUD Ibnu Sina Gresik,” ungkap Kasat Lantas Polres Gresik, AKP Rizki Julianda.
Situasi lalu lintas di sekitar lokasi kejadian dilaporkan lancar.
“Semua penumpang selamat, seluruhnya sudah dievakuasi. Seluruh korban dibawa ke RSUD Ibnu Sina Gresik,” ucap Kasat Lantas Polres Gresik, AKP Rizki Julianda. Situasi lalu lintas di sekitar lokasi kejadian dilaporkan lancar.
Kerugian material akibat kecelakaan ini diperkirakan mencapai Rp 15 juta.
Pihak kepolisian menyatakan telah melakukan sejumlah tindakan di lokasi kejadian. Mulai dari mendatangi TKP, memeriksa saksi-saksi, mengamankan barang bukti, hingga mengevakuasi kendaraan.
Penanganan dilakukan oleh Unit Gakkum Satlantas Polres Gresik bersama Unit III PJR Jatim. Polisi mengimbau seluruh pengendara, terutama pemudik arus balik, untuk lebih waspada. Termasuk tidak sepenuhnya bergantung pada navigasi digital, apalagi saat melintas di jalur infrastruktur yang belum rampung.(Ges)












