Polisi Siagakan 3 SSK, Hadapi Gelombang Aksi Lanjutan Demo

Foto : Aksi demo Ojol selasa kemarin di depan kantor DPRD Jawa Timur.

 

Surabaya, SuaraGlobal.Net – Aksi unjuk rasa yang digelar oleh para pengemudi ojek online di depan kantor DPRD Jawa Timur pada Selasa kemarin (28/4/2026) berlangsung relatif tertib dengan pengawalan ketat aparat keamanan. Massa yang tergabung dari berbagai komunitas pengemudi menyampaikan aspirasi terkait tarif, kesejahteraan, serta regulasi yang dinilai belum berpihak pada mitra pengemudi.

Kapolsek Bubutan sekaligus perwira pengendali dan pengamaan di wilayah Bubutan, Komisaris Polisi Sandi Putra, S.I.K., M.Si., CPHR menyatakan, bahwa pihak kepolisian telah mengantisipasi aksi tersebut dengan menyiagakan sebanyak tiga Satuan Setingkat Kompi (SSK) personel gabungan. “Kami turunkan 3 SSK untuk memastikan pengamanan berjalan optimal, sekaligus menjaga situasi tetap kondusif,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Baca Juga ;  Untuk Mendapatkan Keadilan, Seorang Wartawan Memulai Sidang Praperadilan Hari ini

Menurutnya, pendekatan humanis tetap menjadi prioritas dalam pengamanan aksi. Aparat juga melakukan pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi untuk menghindari kemacetan panjang, mengingat kawasan tersebut merupakan salah satu jalur padat di Kota Surabaya.

Foto : Kapolsek Bubutan Komisaris Polisi Sandi Putra, S.I.K., M.Si., CPHR.

Lebih lanjut, Kompol Sandi Putra mengungkapkan bahwa pihaknya juga bersiap menghadapi potensi aksi lanjutan yang direncanakan oleh sekitar 1.000 sopir angkutan logistik besok Rabu (29/4/26). Aksi tersebut diperkirakan membawa isu berbeda, terutama terkait penghapusan barcode BBM dan lain-lain.

Baca Juga ;  Camat Bulak Tuduh Dishub Kondisikan Jukir Liar

“Kami sudah menyiapkan skenario pengamanan tambahan jika jumlah massa lebih besar. Koordinasi lintas instansi juga terus dilakukan untuk memastikan situasi tetap aman dan terkendali,” tambah perwira berpangkat satu melati emas di pundak tersebut.

Hingga aksi berakhir, tidak dilaporkan adanya insiden berarti. Perwakilan massa ojek online juga telah diterima untuk menyampaikan tuntutan mereka kepada pihak terkait.

Pihak kepolisian mengimbau seluruh elemen masyarakat yang akan menyampaikan aspirasi agar tetap mematuhi aturan dan menjaga ketertiban umum demi kepentingan bersama. (Wied)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *