Penulis : Faisal Achmad
Sidoarjo, SuaraGlobal.Net – Sportaiment Mengupas Sejarah panjang sepakbola timnas Jepang sangat menarik, apalagi kini melalui Federasi mencanangkan Blueprint Timnas Jepang atau yang dikenal dengan “Visi 100 Tahun Sepak Bola Jepang”, adalah cetak biru jangka panjang yang dirancang oleh Asosiasi Sepak Bola Jepang (JFA). Visi ini bertujuan menjadikan Jepang sebagai kekuatan sepak bola global, menjuarai Piala Dunia, serta membangun budaya sepak bola yang mengakar di seluruh penjuru negeri.
Timnas Jepang menggelitik perhatian penggemar sepakbola global jelang Piala Dunia 2026. Hasil impresif dalam tujuh laga uji coba terakhir, membuat dunia menoleh ke tim Samurai Biru saat ini. Jepang tidak terkalahkan dalam tujuh laga terakhir. Mencetak enam kemenangan beruntun dan hanya sekali imbang.
Pada 10 Oktober 2025 di Stadion Suita, Osaka, Jepang bermain imbang lawan Paraguay (2-2). Kemudian menaklukkan juara dunia lima kali Brasil (3-2) pada 14 Oktober 2025 di Stadion Nasional, Tokyo. Lalu pada 14 November 2025 mengalahkan Ghana (2-0) di Stadion Toyota. Empat hari kemudian tanggal 18 November 2025 menekuk Bolivia (3-0) di Stadion Nasional Tokyo.
BAGAIMANA PELUANG TIMNAS JEPANG ?
Bersama Belanda, Tunisia. Dan Swedia Jepang berada di Grup F, Timnas Jepang mengalami peningkatan yang stabil sejak dipimpin Hajime Moriyasu (57) pada 1 Agustus 2018. Moriyasu saat ini adalah pelatih terlama dalam sejarah timnas Jepang. Kontraknya baru akan berakhir pada 31 Juli 2026 nanti. Dia sukses memimpin Samurai Biru lolos ke babak 16 besar Piala Dunia Qatar 2022.
Menaklukkan dua raksasa sepakbola dunia; Jerman (2-1) dan Spanyol (2-1) di fase grup. Sebelum dikalahkan Kroasia 1-3 (1-1) lewat adu penalti di babak 16 besar.
Mengutip laman Asosiasi Sepakbola Jepang (JFA), dari 26 skuad Jepang di Piala Dunia 2026, sebanyak 23 di antaranya berkarier di liga Eropa. Hanya tiga pemain dari liga domestik (J-League). Menurut Transfermarkt 2026, total nilai pasar pemain timnas Jepang mencapai US$ 141 juta (sekitar Rp 2,51 triliun).
Usia rerata skuad Jepang di Piala Dunia 2026 adalah 27,8 tahun. Dengan tinggi badan rata-rata 180 – 181 centimeter. Level kebugaran (vo2max) skuad Jepang juga kelas dunia. Yakni 65 – 80 ml/kg/menit.
Tanpa Mitoma, Minamino yang mengalami cedera, dan update terakhir bek Liverpool Wataru Endo mengalami cedera, dan memutuskan mundur dari timnas jepang, menarik di simak apakah Jepang Mampu mencetak sejarah di pagelaran Piala Dunia 2026 seperti pagelaran sebelumnya Jepang mampu mengejutkan lawan lawan nya di ajang Piala Dunia 2022.
PREDIKSI PIMPINAN REDAKSI SUARA GLOBAL WORLD CUP 2026
Meskipun kompetitor lainnya seperti timnas Portugal, timnas Spanyol, Perancis bahkan Argentina yang bisa saja back to back di edisi kali ini, nama nama tim nasional yang di unggulkan bahkan salah satu dari negara yang di sebutkan oleh penulis memiliki kans besar Juara Piala Dunia 2026, namun patut diwaspadai adalah anak asuhan Hajime Moriyasu.
Penulis memprediksi kans Jepang melangkah ke final sangat besar melihat solidnya permainan selama kualifikasi round 2, sampai uji coba terakhir, dan berharap Piala Dunia 2026 kali ini mencetak sejarah dengan lolosnya wakil Asia ke Final Piala Dunia.
Meskipun Penulis masih kecewa ketika timnas Indonesia gagal tampil di edisi piala dunia 2026 kali ini, akan tetapi penulis bangga bila Jepang bisa lolos ke babak Final sehingga road to final dengan riwayat pernah berhadapan dengan timnas Garuda dengan skor mencolok Leg pertama 4-0 jepang menang atas timnas indonesia, leg kedua menang mencolok dengan skor 6-0 di suita city stadium, osaka, jepang.
Selamat berjuang Samurai Blue. Ganbatte Japan !! (Mad)












