Dari Lensa Menjadi Cerita: SDN Sidodadi Gelar Diklat Fotografi Jenggala Edisi 3

Foto: SDN Sidodadi menggelar Diklat Fotografi Jenggala Edisi 3 diikuti oleh seluruh Bapak dan Ibu Guru SDN Sidodadi serta siswa kelas 4 dan kelas 5.

 

Sidoarjo, SuaraGlobal.Net – Dalam upaya memperkuat budaya literasi sekaligus mengembangkan kreativitas warga sekolah di era digital, SDN Sidodadi, Kecamatan Candi, menggelar Diklat Fotografi Majalah Jenggala Edisi 3 Tahun 2026 dengan tema “Dari Lensa Menjadi Cerita: Teknik Fotografi Jurnalistik untuk Majalah Digital Sekolah.” Pada Rabu (16/09/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen SDN Sidodadi untuk terus menghadirkan pembelajaran yang kreatif, kontekstual, dan dekat dengan perkembangan teknologi. Fotografi tidak hanya dikenalkan sebagai keterampilan mengambil gambar, tetapi juga sebagai media untuk merekam peristiwa, menyampaikan pesan, dan menghidupkan cerita sekolah melalui karya visual.

Diklat diikuti oleh seluruh Bapak dan Ibu Guru SDN Sidodadi serta siswa kelas 4 dan kelas 5. Sebanyak 20 siswa kelas 4 dan 30 siswa kelas 5 mengikuti kegiatan dengan antusias sebagai calon fotografer muda sekaligus jurnalis kecil sekolah.

Hadir sebagai narasumber, Bapak Abdul Rahman, atau yang akrab disapa Om Roy, selaku Redaktur Pelaksana Majalah Literasi Indonesia dan Majalah Digital Sekolah. Kehadiran Om Roy memberikan pengalaman belajar yang semakin bermakna karena peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan teknis fotografi, tetapi juga wawasan mengenai bagaimana sebuah foto dapat memiliki nilai jurnalistik dan mampu bercerita.

Baca Juga ;  Mahasiswa KKN 120 UIN Sunan Kalijaga Dampingi UMKM Dusun Bakal GO Digital Melalui Pemanfaatan Google Maps

Dalam sambutannya, kepala sekolah SDN Sidodadi, Anita Wanodiya Kurnia, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa fotografi merupakan salah satu cara untuk menangkap berbagai cerita positif yang tumbuh di lingkungan sekolah.

“Kita akan belajar fotografi, tetapi sesungguhnya yang kita pelajari bukan sekadar bagaimana menekan tombol kamera. Kita akan belajar melihat lebih jeli, menangkap momen, dan mengubah sebuah gambar menjadi cerita,” ucap Anita Wanodiya Kurnia, S.Pd., M.Pd.

Menurutnya, sekolah merupakan ruang yang penuh dengan cerita. Semangat siswa saat belajar, ketulusan guru dalam mendampingi, berbagai prestasi, kegiatan, perjuangan, hingga keceriaan sehari-hari merupakan bagian dari perjalanan sekolah yang layak diabadikan.

Melalui Diklat Fotografi Jenggala Edisi 3, para guru diharapkan semakin terampil dalam mendokumentasikan berbagai kegiatan sekolah. Sementara itu, para siswa diberikan ruang untuk mengembangkan keberanian, kreativitas, kepekaan terhadap lingkungan, serta kemampuan menyampaikan cerita melalui fotografi.

“Bisa jadi satu jepretan kalian hari ini akan menjadi bagian dari cerita SDN Sidodadi di masa yang akan datang,” pesan Kepala Sekolah kepada para siswa.

Baca Juga ;  Skandal Manifes Palsu Rp3,7 Miliar: Menanti Keberanian Polrestabes Surabaya Bongkar Dalang Korupsi Bimtek Dewan

Kegiatan berlangsung dengan suasana interaktif dan penuh antusiasme. Para peserta mendapatkan kesempatan untuk belajar, bertanya, mencoba, sekaligus mengeksplorasi berbagai teknik dasar fotografi jurnalistik. Siswa juga didorong untuk lebih peka terhadap momen-momen menarik di lingkungan sekolah yang dapat diolah menjadi karya visual.

Bagi SDN Sidodadi, kegiatan ini bukan sekadar diklat fotografi. Lebih dari itu, kegiatan tersebut merupakan bagian dari gerakan membangun budaya literasi yang kreatif, kolaboratif, dan berbasis digital.

Majalah Jenggala menjadi ruang bagi warga sekolah untuk mendokumentasikan berbagai potensi, aktivitas, prestasi, dan cerita inspiratif yang tumbuh di SDN Sidodadi. Melalui Edisi 3, sekolah berupaya menghadirkan karya yang semakin kaya, tidak hanya melalui tulisan, tetapi juga melalui kekuatan visual fotografi jurnalistik.

Kepala sekolah SDN Sidodadi juga menyampaikan apresiasi kepada Om Roy yang telah berkenan berbagi ilmu dan inspirasi bersama keluarga besar SDN Sidodadi.

“Semoga dari kegiatan ini lahir banyak karya fotografi yang akan memperkaya Majalah Jenggala Edisi 3 dan semakin menghidupkan budaya literasi di sekolah kita,” ungkapnya.

Baca Juga ;  Prestasi Gemilang SMAN 1 Kedamean borong 5 Medali Kejuaraan Kickboxing Piala Wali Kota Surabaya 2026

Semangat tersebut kemudian dirangkum dalam sebuah pesan yang menjadi roh kegiatan:

“Jepret dengan mata, rasakan dengan hati, dan ceritakan melalui karya.”

Dengan mengusung semangat tersebut, SDN Sidodadi terus bergerak membangun sekolah yang tidak hanya berfokus pada prestasi akademik, tetapi juga memberikan ruang bagi siswa untuk berliterasi, berkreasi, berkolaborasi, dan berkarya.

Dari sekolah, lahir cerita.
Dari lensa, lahir karya.
Dan dari Jenggala, cerita SDN Sidodadi terus hidup dan menginspirasi. (AGN/ANI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *