Foto: Peziarah memadati kawasan Sunan Giri Gresik saat tradisi Malam Selawe.
Gresik, SuaraGlobal.Net – Ribuan peziarah memadati kawasan Makam Sunan Giri, Senin malam (24/3/2025).
Mereka hadir dalam rangka menjalankan tradisi Malam Selawe yang digelar setiap malam ke-25 Ramadan.
Sejak usai Salat Maghrib, kawasan makam sudah penuh dengan jamaah dari berbagai daerah.
Jalanan menuju kawasan Sunan Giri tampak macet, terutama oleh kendaraan roda dua. Dalam tadisi Malam Selawe ini bukan hanya untuk mencari keberkahan malam Lailatul Qadar saja.
Akan tetapi, ekonomi masyarakat juga ikut bergerak. Ratusan pedagang kaki lima berjajar di sepanjang Jalan Sunan Giri hingga perempatan Kebomas. Mereka menjual berbagai produk, mulai makanan, minuman, mainan, hingga perlengkapan ibadah. Irul, pedagang minuman asal Balongpanggang merasakan berkahnya.
“Alhamdulillah, keuntungan bisa tiga kali lipat dibanding hari-hari biasa,” kata Irul. Saat ditanya omzet, ia hanya tersenyum saja dan enggan menjawab secara detail. “Nggak tahu sih saya. Pokoknya laris manis, tidak seperti jualan biasanya,” imbuhnya.
Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, melihat langsung geliat ekonomi yang bagian dari dampak positif tradisi Malam Selawe. “Kegiatan ekonomi kerakyatan di Malam Selawe sukses besar. Di sepanjang jalan, mulai dari Giri sampai Kebomas, informasinya macet,” jelasnya.
Namun, bukan hanya soal ekonominya saja yang bergairah. Tahun ini, tradisi Malam Selawe dikembalikan ke fitrahnya dengan berfokus pada doa bersama.
Setelah Salat Isya dan Tarawih, ribuan jamaah mengikuti pembacaan 1.000 Surat Al-Ikhlas di Masjid Ainul Yaqin Sunan Giri. Jajaran Forkopimda Gresik turut hadir dalam momen tersebut.
Termasuk Bupati Gresik, Wakil Bupati Asluchul Alif, Ketua DPRD M Syahrul Munir, Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu, dan para tokoh agama.

Foto: Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Wakil Bupati Gresik dr Asluchul Alif dengan para Kiai saat momen doa bersama di Masjid Ainul Yaqin Sunan Giri.
Acara pembacaan 1.000 Surat Al-Ikhlas berlangsung usai Tarawih, sekitar pukul 21.20 hingga 22.33 WIB, dan ditutup dengan doa oleh para Kiai.
“Malam Selawe adalah identitas Kabupaten Gresik, bagian dari budaya yang digagas Mbah Sunan Giri,” ujar Bupati Gresik.
“Kami ingin menghidupkan kembali kegiatan spiritual ini dengan dukungan penuh dari berbagai elemen masyarakat,” tambahnya.
Dalam momen ini, Bupati Yani memanjatkan doa untuk kesejahteraan masyarakat dan kemajuan Gresik.
“Mudah-mudahan Gresik semakin sukses, masyarakat semakin sejahtera,” harapnya
Usai pembacaan doa, rombongan Forkopimda melanjutkan ziarah ke Pesarean Makam Sunan Giri.(Ges)












