Foto: Satu unit rumah di Desa Laban, Kecamatan Menganti, Gresik ludes terbakar, Kamis (20/3/2025).
Gresik, SuaraGlobal.Net – Warga Desa Laban Kulon, Kecamatan Menganti, Gresik, tiba-tiba geger. Mereka panik saat tahu ada kepulan asap yang ada di langit kampung mereka. Kepanikan semakin mencekam ketika tahu, sumber asap berasal dari salah satu rumah warga.
Kobaran api dengan cepat membesar karena bangunan rumah terbuat dari kayu dan asbes.
Saat kejadian kebakaran, pemilik rumah yang diketahui bernama Suwoko, sedang berada di luar rumah. Kebakaran rumah ini pertama kali diketahui oleh Bambang, warga sekitar yang langsung menghubungi Call Center 112.
“Benar, ada kebakaran. Tadi siang ada laporan masuk pukul 11.43 WIB,” kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Gresik, Suyono, Kamis (20/3/2025). Setelah mendapat laporan, Tim Dinas Damkar Gresik dari Pos Menganti bergerak cepat menuju lokasi kebakaran.
Empat petugas dikerahkan menuju lokasi kejadian dengan menggunakan satu unit mobil pemadam dan satu unit mobil supplay.
“Begitu dapat info, kami langsung kirim tim ke lokasi kejadian dan langsung fokus pemadaman sambil nunggu PLN buat amankan listrik,” imbuh Suyono.
Saat proses pemadaman, sambung dia, petugas menemukan beberapa barang berharga ikut terbakar. Seperti satu unit motor Honda 75, mesin bor, dua mesin potong kawat, dan gerinda.
Selain petugas Damkar Gresik, pemadaman ini juga dibantu oleh PLN Menganti, perangkat desa, dan warga sekitar.
Setelah sekitar satu jam lebih petugas berjuang, kobaran api akhirnya bisa dipadamkan sekitar pukul 13.11 WIB.
Setelah situasi dinyatakan aman, petugas Damkar Gresik kembali ke pos Menganti. “Beruntung nggak ada korban jiwa ataupun luka dalam kejadian ini,” jelas Suyono.
Meski tidak ada korban, namun satu unit rumah beserta peralatan kerja pemilik rumah hangus terbakar.
Suyono menduga kebakaran rumah ini diakibatkan oleh korsleting listrik.(Ges)












