Panik! Rumah di Metatu Gresik Terbakar, Warga Berjuang dengan Alat Seadanya

Foto: Petugas Dinas Damkar Gresik saat melakukan pembasahan.

 

Gresik, SuaraGlobal.Net  – Hujan deras yang mengguyur Desa Metatu, Kecamatan Benjeng, Gresik, pada Kamis malam (27/3/2025), berujung musibah.
Warga setempat, Kasmuji namanya. Hanya bisa tertunduk lesu ketika seluruh isi perabotan rumahnya ludes terbakar.
Rumahnya terbakar akibat korsleting listrik yang terjadi tak lama setelah hujan reda.

Api dengan cepat merembet ke seluruh ruangan.

Saat kejadian, Kasmuji sempat berteriak meminta bantuan warga sekitar.
Saksi mata, Adi Setiawan, mengatakan, warga langsung bergotong royong memadamkan api menggunakan alat seadanya. “Kami langsung ambil ember dan air, berusaha semampunya supaya api tidak menyebar ke rumah lain,” ujar dia.

Baca Juga ;  Polisi Tangkap Pelemparan Batu Bus Trans Jatim di Gresik, Ternyata Seorang ASN

Setelah api berhasil dikendalikan warga, Adi menghubungi layanan darurat Call Center 112. Ia meminta bantuan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) guna memastikan tidak ada potensi kebakaran lanjutan.
Setelah mendapat laporan, Tim Dinas Damkar Gresik tiba di lokasi sekitar pukul 00.16 WIB dan segera melakukan pendinginan area yang terbakar.
“Tim kami langsung melakukan pengecekan dan pembasahan untuk memastikan api benar-benar padam,” ungkap Kepala Dinas Damkar Gresik, Suyono, Jumat (28/3/2025).

Baca Juga ;  Hari Guru Nasional 2025 di SDN Kletek Penuh Haru, Nostalgia, dan Kejutan Penghargaan untuk Guru Hebat

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Namun, Kasmuji mengalami kerugian cukup besar.
Ia kehilangan sejumlah dokumen penting seperti ijazah serta satu unit sepeda angin yang ikut hangus terbakar.

Menurut data Damkar Gresik, kebakaran ini menambah jumlah insiden kebakaran sepanjang Maret 2025 menjadi 10 kejadian. Sementara itu, angka penyelamatan atau operasi rescue di bulan yang sama mencapai 66 kejadian.

Kebakaran akibat korsleting listrik memang menjadi ancaman serius, terutama saat musim hujan.

Warga diimbau untuk rutin memeriksa instalasi listrik guna menghindari kejadian serupa di masa mendatang.
“Kami mengimbau kepada warga Gresik agar tetap mengawasi kelistrikan saat hujan,” tandas Suyono.(Ges)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *