Kericuhan Pecah di Konser Denny Caknan, Gerbang Roboh, Korban Dilarikan ke RSUD Dr. Soewandhi

Surabaya, SuaraGlobal.Net – Panggung Hiburan Rakyat dalam rangka Soft Launching Surabaya Expo Center (SUBEC) di kawasan eks THR-Hi-Tech Mall yang menghadirkan bintang tamu penyanyi terkenal Denny Caknan, Minggu malam (5/7/2026), berakhir ricuh dan memakan korban luka-luka.

​Antusiasme warga yang tak terbendung membuat situasi di area luar panggung tidak terkendali. Akibatnya, sejumlah penonton, petugas pengamanan, hingga masyarakat umum dilaporkan harus dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Dr. Mohamad Soewandhi Surabaya akibat tertimpa reruntuhan material.

Kronologi Kejadian: Massa Paksa Masuk, pagar Pembatas Rubuh

​Berdasarkan pantauan langsung jurnalis SuaraGlobal.Net di lokasi kejadian, kericuhan bermula saat kapasitas di dalam area eks THR sudah dinyatakan penuh dan overload. Namun, ribuan penonton yang masih tertahan di luar memaksa masuk agar bisa menyaksikan penampilan penyanyi asal Ngawi tersebut secara dekat.

Baca Juga ;  Guyub Rukun, Warga Dusun Ngantru Gotong Royong Kemasi Daging Kurban Idul Adha 1447 Hijriah

​Aksi saling dorong di depan pintu masuk utama tidak dapat dihindarkan. Lantaran kalah jumlah dengan massa yang merangsek, gerbang pembatas akhirnya jebol. Tragisnya, tidak hanya gerbang besi, tembok pembatas di sekitar area tersebut juga ikut rubuh akibat tekanan massa yang masif.
​Material tembok dan gerbang yang hancur langsung menimpa para peserta konser yang saat itu berada tepat di balik pagar pembatas di dalam area venue.

Korban Berjatuhan, Termasuk Aparat Keamanan
​Hingga berita ini diturunkan, situasi di IGD RSUD Dr. Soewandhi dilaporkan mengalami kedatangan korban secara beruntun dari lokasi konser.
​Dari data sementara yang dihimpun tim jurnalis di lapangan, korban luka tidak hanya berasal dari masyarakat umum atau penonton biasa, melainkan juga dari unsur aparat keamanan yang tengah bertugas menjaga kondusivitas acara. Tercatat, sejumlah personel TNI dan Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) ikut menjadi korban luka akibat insiden ambruknya tembok tersebut.
​Pihak medis RSUD Dr. Soewandhi saat ini tengah bergerak cepat melakukan penanganan darurat bagi para korban yang mengalami trauma fisik akibat benturan dan tertimpa material beton.

Baca Juga ;  Seniman Nyentrik Tantang Pakuwon Perang...! Segera Gugat 1 Triliun Rupiah

​Sampai saat ini, pihak penyelenggara maupun aparat kepolisian setempat masih melakukan koordinasi ketat di lapangan guna mengamankan sisa massa, mengidentifikasi jumlah pasti korban luka, serta menyelidiki lebih lanjut terkait prosedur kelayakan pembatasan kapasitas (capacity control) dalam acara gratis ini. (raka)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *