Optimalkan Monitoring Digital, Bulog Surabaya Pastikan Penyaluran Bantuan Pangan Tepat Sasaran

Surabaya, SuaraGlobal.Net – Perum Bulog Kantor Cabang Surabaya memperkuat sistem pengawasan digital untuk memastikan penyaluran Cadangan Beras Pemerintah (CBP) berjalan akurat. Langkah ini diambil melalui kolaborasi intensif bersama Pemerintah Kota Surabaya guna menjamin bantuan sampai langsung ke tangan Penerima Bantuan Pangan (PBP).

Wakil Kepala Kantor Bulog Cabang Surabaya, Didik Supriono menjelaskan bahwa sinergi lintas sektor menjadi prioritas utama, terutama untuk mengelola peningkatan volume alokasi bantuan pada periode ini.

Skema Penyaluran dan Paket Bantuan.
Pada penyaluran kali ini, setiap warga penerima manfaat mendapatkan paket komoditas berupa 20 kg beras dan 4 liter minyak goreng. Jumlah tersebut merupakan gabungan alokasi untuk periode Februari dan Maret 2026.
Untuk menjaga kelancaran di lapangan, Bulog menerapkan beberapa instrumen strategis antara lain :
Verifikasi Digital: Penggunaan sistem By Name By Address (BNBA) yang terintegrasi dengan data Pemerintah Kota Surabaya.
Mitigasi Operasional: Pengaturan jadwal undangan di tingkat kelurahan untuk meminimalisir penumpukan antrean.
Jaminan Mutu: Pemastian stok komoditas dalam kondisi layak konsumsi sebelum didistribusikan ke titik bagi.

Baca Juga ;  Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Jawa Timur Memberikan Penghargaan Terbaik Kepada Polres Sampang dalam Acara 'Polantas Menyapa'

Digitalisasi untuk Akurasi Data.

Menghadapi tantangan administratif terkait pemutakhiran data di tingkat RT/RW, Bulog menerapkan sistem monitoring berbasis digital. Teknologi ini memungkinkan tim di lapangan melakukan tracking dan pemetaan area secara presisi.
“Kami menggunakan sistem monitoring digital untuk melakukan pelacakan dan pemetaan wilayah melalui konsolidasi dengan Pemkot Surabaya. Tujuannya adalah meminimalisir kendala administratif sehingga manfaat bantuan dapat diterima langsung oleh masyarakat,” ujar Didik.

Baca Juga ;  Pencapaian yang Sungguh Luar Biasa untuk Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur di Kabupaten Sampang

Manajemen Kerumunan dan Logistik.
Terkait kepadatan yang sempat terjadi di sejumlah titik, Bulog mengimbau masyarakat untuk hadir sesuai dengan jadwal yang tertera pada undangan. Evaluasi juga terus dilakukan pada aspek manajemen tenaga lapangan serta kapasitas lokasi penyimpanan.

Jika kantor kelurahan dinilai tidak memadai untuk menampung stok bantuan, Bulog bersama otoritas setempat telah menyiapkan skema relokasi ke tempat alternatif yang lebih representatif dan aman.

Transparansi Distribusi.
Sebagai bentuk akuntabilitas publik, Bulog Surabaya membuka ruang bagi pihak eksternal dan media untuk memantau langsung proses distribusi di lapangan. Hal ini diharapkan dapat menjaga kualitas pelayanan secara berkelanjutan.
“Koordinasi aktif dengan seluruh pemangku kepentingan dilakukan agar penyaluran ini memenuhi prinsip tepat waktu, tepat jumlah, dan tepat sasaran sesuai ketentuan yang berlaku,” pungkasnya. (Wied)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *